
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Tawangharjo melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan Pengajian Umum dalam rangka Haul ke-5 KH Maknun Ali yang digelar di area pemakaman umum Dusun Pulo, Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri sekitar 400 jamaah yang berasal dari masyarakat Desa Selo dan para santri Pondok Pesantren Al Anwar. Kehadiran jamaah yang cukup banyak menjadi perhatian aparat kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Pengamanan kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono dengan melibatkan personel gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Grobogan, Polsek Tawangharjo, Koramil, Satpol PP, serta unsur pengamanan swakarsa dari Karang Taruna.
Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat mengikuti pengajian dan haul dengan khusyuk serta nyaman,” ujar AKP Sartono.
Acara haul tersebut menghadirkan sejumlah tokoh agama, di antaranya KH Mohammad Idror Maimoen dari Sarang, Rembang, sebagai penceramah, serta Habib Ali bin Salim Assegaf yang memimpin pembacaan sholawat bil qiyam. Kegiatan juga dihadiri para tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar almarhum KH Maknun Ali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat yang diiringi grup hadroh. Suasana religius dan penuh kekhidmatan tampak mewarnai pelaksanaan acara sejak awal hingga berakhirnya kegiatan.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, sambutan keluarga, penyampaian sejarah kehidupan almarhum KH Maknun Ali, pembacaan sholawat bil qiyam, mauidhoh hasanah, doa bersama, hingga penutupan.
AKP Sartono menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah antisipatif sejak sebelum kegiatan dimulai, termasuk pengaturan arus kedatangan jamaah dan koordinasi dengan panitia penyelenggara guna menghindari potensi gangguan keamanan.
“Koordinasi yang baik antara panitia, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang tetap kondusif selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Menurut Kapolsek, kegiatan haul dan pengajian umum tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai positif dalam memperkuat kehidupan beragama dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Ia menambahkan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat positif, khususnya kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat persatuan, kebersamaan, dan nilai-nilai moral dalam kehidupan sosial.
“Polri mendukung kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis antara ulama, umara, dan masyarakat,” ungkap AKP Sartono.
Dalam pelaksanaan pengamanan, aparat gabungan ditempatkan pada sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran aktivitas jamaah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama acara berlangsung.
Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan monitoring terhadap situasi di sekitar lokasi kegiatan guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan aman hingga selesai.
Berkat sinergitas seluruh unsur yang terlibat, kegiatan Pengajian Umum dalam rangka Haul ke-5 KH Maknun Ali di Desa Selo berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Polsek Tawangharjo menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan sejuk di wilayah Kabupaten Grobogan.