
Polres Grobogan - Polda Jateng - Upaya mendukung program kesehatan masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Grobogan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Gabus dengan melaksanakan monitoring dan sosialisasi pencegahan penyakit tuberkulosis (TBC) di Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit TBC secara dini.
Bhabinkamtibmas Desa Sulursari bersama bidan desa, tenaga kesehatan desa, serta Babinsa turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat dan langkah-langkah pencegahan penyebaran penyakit TBC.
Kapolsek Gabus AKP Witoyo mengatakan, bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program kemasyarakatan, termasuk bidang kesehatan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga," ujar AKP Witoyo.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta meningkatkan kesadaran untuk memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit menular.
Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, istirahat yang cukup, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
AKP Witoyo menjelaskan bahwa edukasi kesehatan menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat. Dengan meningkatnya pengetahuan warga, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif.
"Kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam pencegahan penyakit. Melalui sosialisasi yang dilakukan secara langsung, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan," jelasnya.
Menurutnya, sinergitas antara aparat keamanan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar program kesehatan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Kegiatan monitoring juga dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara umum serta memastikan bahwa program edukasi kesehatan yang dilaksanakan dapat diterima dengan baik oleh warga.
Dalam kesempatan tersebut, petugas turut mengajak masyarakat agar tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila membutuhkan informasi maupun pelayanan terkait kesehatan.
AKP Witoyo menambahkan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan dengan warga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat membangun komunikasi yang baik sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan," ungkap AKP Witoyo.
Melalui kegiatan monitoring dan sosialisasi pencegahan TBC tersebut, Polsek Gabus berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, memahami pentingnya pencegahan penyakit, serta mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Sinergi yang terjalin antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara guna mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan bersama.