
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Klambu melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring pengumuman kelulusan siswa tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Klambu tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun aksi konvoi atau arak-arakan pelajar.
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan dengan menyasar sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Klambu, Selasa (2/6/2026).
Kapolsek Klambu AKP R. Enggal Agung mengatakan, bahwa jajaran Polsek Klambu melakukan pemantauan langsung di beberapa sekolah guna memastikan proses pengumuman kelulusan berjalan lancar serta tidak menimbulkan kerumunan pelajar.
“Pengamanan dan monitoring kami lakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif pada saat pengumuman kelulusan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib,” ujar AKP R. Enggal Agung.
Adapun lokasi kegiatan pengamanan meliputi SMPN 1 Klambu, SMPN 2 Satu Atap Klambu, MTs YPI Klambu, MTs Nasyrul Ulum Brakas Terkesi, serta MTs Al Hikmah Wandankemiri.
Dari hasil monitoring, pengumuman kelulusan dilakukan secara daring atau online melalui grup WhatsApp sekolah masing-masing sebagai langkah untuk menghindari adanya pertemuan langsung siswa di lingkungan sekolah.
Kapolsek Klambu menyampaikan bahwa total siswa di masing-masing sekolah dinyatakan lulus 100 persen tanpa ada yang tertinggal, baik di tingkat SMP maupun MTs di wilayah Kecamatan Klambu.
“Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen. Ini merupakan hasil yang patut disyukuri oleh para siswa, guru, dan orang tua,” ungkapnya.
Rinciannya, SMPN 1 Klambu dengan 167 siswa seluruhnya lulus, SMPN 2 Satu Atap Klambu sebanyak 36 siswa lulus 100 persen, MTs YPI Klambu sebanyak 95 siswa lulus 100 persen, MTs Nasyrul Ulum Brakas Terkesi sebanyak 82 siswa lulus 100 persen, serta MTs Al Hikmah Wandankemiri sebanyak 26 siswa juga lulus 100 persen.
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa tidak ditemukan adanya siswa yang datang ke sekolah saat pengumuman kelulusan berlangsung, sehingga potensi kerumunan dapat dihindari secara maksimal.
Selain itu, tidak ditemukan adanya aksi konvoi kendaraan, coret-coret seragam, maupun bentuk euforia berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
AKP R. Enggal Agung menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif ini tidak lepas dari koordinasi yang baik antara pihak sekolah, orang tua siswa, dan kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan orang tua siswa yang telah bekerja sama sehingga pengumuman kelulusan dapat berlangsung tertib tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa nilai kelulusan siswa (NKS) akan diambil oleh wali murid masing-masing tanpa kehadiran siswa ke sekolah, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan menghindari potensi kerumunan.
Dengan terlaksananya kegiatan pengamanan ini, Polsek Klambu berharap tradisi kelulusan dapat dirayakan dengan cara yang lebih positif, aman, dan bermanfaat tanpa mengganggu ketertiban umum di lingkungan masyarakat.