
Polres Grobogan - Polda Jateng - Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai pelaksanaan kegiatan Family Fellowship Kemadohbatur yang digelar oleh Jemaat Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista Kudus di kawasan wisata Air Terjun Widuri, Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan pelaksanaan misa tersebut berlangsung lancar dengan pengamanan dan monitoring dari jajaran Polsek Tawangharjo. Sejak pagi hari, puluhan peserta mulai berkumpul di titik keberangkatan sebelum bertolak menuju lokasi kegiatan. Kehadiran aparat kepolisian dilakukan sebagai bentuk pelayanan serta upaya memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono mengatakan, bahwa pihaknya melakukan monitoring secara langsung terhadap kegiatan keagamaan tersebut guna memberikan rasa aman kepada seluruh peserta yang hadir. “Polri memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap seluruh kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan. Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar AKP Sartono. Kegiatan Family Fellowship tersebut diikuti sekitar 50 jemaat Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista Kudus. Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali persaudaraan antar jemaat melalui berbagai aktivitas kebersamaan di alam terbuka. Menurut AKP Sartono, para peserta berangkat dari Kudus pada pagi. Setibanya di lokasi, para peserta langsung mengikuti agenda yang telah disusun panitia. “Berdasarkan hasil monitoring petugas di lapangan, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kebersamaan. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun hal-hal yang dapat menghambat jalannya kegiatan,” jelasnya. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan misa yang berlangsung dalam suasana khidmat. Seluruh jemaat mengikuti ibadah dengan penuh kesungguhan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan iman dan penguatan kebersamaan keluarga besar gereja. Usai misa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan menikmati hidangan ringan yang telah disiapkan panitia. Momentum tersebut dimanfaatkan peserta untuk saling berinteraksi dan mempererat hubungan kekeluargaan dalam suasana santai dan penuh keakraban. Tak hanya itu, para peserta juga menikmati keindahan alam Air Terjun Widuri yang menjadi salah satu destinasi wisata alam di wilayah Kemadohbatur. Berbagai aktivitas dilakukan, mulai dari bersantai, menikmati panorama alam, hingga mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama. AKP Sartono menilai kegiatan semacam ini memiliki nilai positif karena mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dan menjaga keamanan bersama menjadi faktor penting terciptanya situasi yang kondusif,” ungkapnya. Selain melakukan monitoring keamanan, personel Polsek Tawangharjo juga terus berkoordinasi dengan panitia kegiatan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran acara, terutama mengingat lokasi kegiatan berada di kawasan wisata alam. Kapolsek Tawangharjo menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman selama berlangsungnya kegiatan publik maupun kegiatan keagamaan. “Kerja sama yang baik antara penyelenggara, peserta, pemerintah desa, dan aparat keamanan membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Ini merupakan bentuk kebersamaan yang patut dipertahankan,” kata AKP Sartono. Setelah menikmati berbagai rangkaian acara, para peserta kemudian melaksanakan makan siang bersama sebelum bersiap kembali menuju Kudus pada siang hari. Seluruh kegiatan berakhir sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia. Dari hasil pemantauan yang dilakukan hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas selama pelaksanaan Family Fellowship Kemadohbatur berlangsung. “Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dari awal hingga selesai. Situasi tetap aman dan kondusif. Kami berharap kegiatan masyarakat yang bersifat positif seperti ini terus dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan semangat kebersamaan,” pungkas AKP Sartono.