
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Tegowanu memberikan pelayanan pengamanan dalam kegiatan pagelaran wayang kulit yang digelar masyarakat Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, dalam rangka tradisi Merti Bumi. Kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengawalan penuh dari personel kepolisian.
Kapolsek Tegowanu AKP Setyo Budi mengatakan, bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya berjalan lancar tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polsek Tegowanu hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti pagelaran wayang kulit dalam rangka Merti Bumi Desa Tunjungharjo. Pengamanan ini merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar AKP Setyo Budi, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari area panggung pertunjukan, jalur lalu lintas, hingga lokasi parkir kendaraan warga. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Selain melakukan pengamanan terbuka, anggota kepolisian juga melaksanakan patroli dan pemantauan di sekitar lokasi acara guna memastikan situasi tetap kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi para pengunjung yang hadir.
AKP Setyo Budi menjelaskan, bahwa kegiatan budaya seperti Merti Bumi merupakan tradisi masyarakat yang perlu dijaga bersama, termasuk dari sisi keamanan dan ketertibannya. Oleh sebab itu, Polsek Tegowanu berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan melestarikan budaya daerah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga acara dapat berjalan aman sampai selesai,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan perangkat desa dan panitia penyelenggara sebelum kegiatan dimulai. Hal tersebut bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan serta memastikan kesiapan pengamanan di lapangan.
Dalam pengamanan tersebut, petugas turut mengatur arus kendaraan yang keluar masuk lokasi kegiatan guna mencegah terjadinya kemacetan. Masyarakat yang hadir juga diarahkan untuk memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan panitia.
Kapolsek Tegowanu menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis selama pelaksanaan pengamanan. Personel diminta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta mengutamakan langkah persuasif dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Anggota kami hadir tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan nyaman,” ungkapnya.
Pagelaran wayang kulit dalam rangka Merti Bumi tersebut menjadi salah satu agenda budaya yang rutin digelar masyarakat Desa Tunjungharjo sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus upaya melestarikan kesenian tradisional Jawa.
Polsek Tegowanu juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap barang bawaan pribadi selama berada di lokasi keramaian. Langkah kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun kehilangan barang.
AKP Setyo Budi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keamanan dapat tercipta melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Tunjungharjo yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga pagelaran wayang kulit dapat berjalan lancar,” tuturnya.
Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi pagelaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun insiden menonjol selama pelaksanaan acara budaya tersebut berlangsung.
Polsek Tegowanu memastikan akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian Polri guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kecamatan Tegowanu.