
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Karangrayung melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA dan MA di wilayah Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan tahun ajaran 2025/2026.
Seluruh kegiatan pengumuman dilaksanakan secara daring atau online oleh masing-masing sekolah guna menjaga situasi tetap tertib dan kondusif.
Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto menyampaikan, bahwa pengamanan ini merupakan upaya kepolisian dalam memastikan proses pengumuman kelulusan berjalan aman tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas di masyarakat.
“Kami melakukan pengamanan dan monitoring agar kegiatan pengumuman kelulusan berjalan tertib, aman, serta tidak memicu euforia berlebihan dari para siswa,” ujarnya.
Berdasarkan hasil monitoring, SMA N 1 Karangrayung dengan jumlah 351 siswa yang terdiri dari 131 laki-laki dan 220 perempuan dinyatakan lulus 100 persen. Hal serupa juga terjadi pada SMA Muhammadiyah dengan jumlah 13 siswa serta SMA Pangudi Luhur dengan 33 siswa, yang seluruhnya dinyatakan lulus.
Sementara itu, SMK Yasemi menjadi satu-satunya sekolah dengan catatan kelulusan tidak sempurna. Dari total 775 siswa yang terdiri dari 469 laki-laki dan 306 perempuan, tingkat kelulusan mencapai 99,74 persen, dengan 0,26 persen siswa dinyatakan tidak lulus.
AKP Sunarto menambahkan bahwa pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada para siswa agar tidak melakukan konvoi atau kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum setelah pengumuman kelulusan.
“Kami mengajak para siswa untuk merayakan kelulusan dengan cara yang positif, tertib, dan tidak mengganggu keamanan lingkungan,” tegasnya.
Selama pelaksanaan pengumuman kelulusan, situasi di wilayah Kecamatan Karangrayung terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang menonjol.
Dengan adanya pengamanan dari Polsek Karangrayung, kegiatan pengumuman kelulusan berjalan tertib serta mencerminkan sinergi yang baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.