
Polres Grobogan - Polda Jateng - Pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, berlangsung dengan tertib dan lancar pada Rabu (29/4/2026). Almarhum diketahui meninggal dunia saat bekerja di Taiwan karena sakit.
Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menyampaikan, bahwa pihak kepolisian hadir untuk melakukan pengamanan serta memastikan proses penyerahan jenazah berjalan aman dan kondusif.
“Kami turut mengawal proses kedatangan hingga pemakaman agar berjalan tertib dan memberikan rasa aman bagi keluarga,” ujarnya.
Jenazah diketahui bernama Archi Xaviera (23). Almarhum beralamat di Lingkungan Kalongan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, almarhum berangkat ke Taiwan sebagai PMI sejak tahun 2020 dan belum pernah kembali ke Indonesia hingga kabar duka tersebut diterima keluarga.
Pihak keluarga menerima informasi meninggalnya almarhum pada Sabtu (4/4/2026) dari perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Taiwan. Dari keterangan yang diterima, almarhum meninggal dunia karena sakit dengan indikasi serangan jantung.
Saat tiba di rumah duka, jenazah langsung disambut oleh keluarga serta warga sekitar yang turut berduka.
Setelah proses penyerahan, jenazah selanjutnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lingkungan Kalongan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), almarhum tercatat sebagai PMI yang berangkat secara resmi dan legal.
Hal tersebut diperkuat dengan keterangan bahwa almarhum diberangkatkan melalui perusahaan penyalur tenaga kerja yang terdaftar, yaitu PT Graha Cipta Utama Tangerang.
Pihak keluarga menyampaikan telah menerima dengan ikhlas atas kepergian almarhum dan bersedia untuk segera memakamkan jenazah di kampung halaman.
Polsek Purwodadi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung serta menghormati suasana duka keluarga.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambah AKP Siswanto.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan jenazah hingga proses pemakaman, berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam situasi duka.