
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Purwodadi melakukan pemantauan intensif terhadap banjir akibat luapan Sungai Lusi yang menggenangi sejumlah wilayah di Kecamatan Purwodadi, Senin (13/4/2026).
Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto menyampaikan, bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat serta dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut.
“Kami melakukan pemantauan di wilayah terdampak untuk memastikan situasi tetap aman serta membantu warga yang membutuhkan,” ujar AKP Siswanto.
Ia menjelaskan bahwa banjir berdampak pada empat wilayah, yakni Kelurahan Purwodadi, Desa Kedungrejo, Desa Karanganyar, dan Kelurahan Kalongan.
Di Kelurahan Purwodadi, tercatat sebanyak 231 rumah warga terdampak yang tersebar di Lingkungan Banaran sebanyak 55 rumah, Jajar 131 rumah, dan Kemasan 45 rumah dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 20 sentimeter.
Selain permukiman, sejumlah akses jalan juga terdampak, di antaranya Jalan Ampera depan Hotel Ampera yang tergenang hingga 40 sentimeter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Sementara itu, beberapa jalan lingkungan seperti Banaran, Jajar, dan Kemasan masih tergenang dengan ketinggian antara 5 hingga 20 sentimeter.
Di Desa Karanganyar, sebanyak 15 rumah warga terdampak banjir yang berada di Dusun Karanganyar, Nganggil, dan Brangkal dengan ketinggian air 10 hingga 20 sentimeter.
Sejumlah akses jalan di wilayah tersebut juga terdampak, bahkan beberapa di antaranya tidak dapat dilalui kendaraan karena ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
Untuk Desa Kedungrejo dan Kelurahan Kalongan, tidak terdapat rumah warga yang terdampak, namun sebelumnya sempat terjadi genangan di akses jalan yang kini telah berangsur surut.
Secara keseluruhan, jumlah rumah warga yang terdampak banjir mencapai 246 unit, tanpa adanya laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan,” jelas AKP Siswanto.
Ia menambahkan bahwa lokasi evakuasi telah disiapkan di balai kelurahan maupun balai desa di masing-masing wilayah terdampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang akses jalannya masih tergenang dan belum dapat dilalui kendaraan.
AKP Siswanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus siaga dalam menghadapi potensi banjir susulan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan dan memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kondisi banjir dapat segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.