
Polres Grobogan - Polda Jateng - Polsek Tawangharjo melakukan pemantauan terhadap banjir akibat luapan Sungai Lusi yang menggenangi sejumlah akses jalan penghubung antar dusun di wilayahnya, Senin (13/4/2026).
Kapolsek Tawangharjo AKP Sartono menyampaikan, bahwa pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi serta dampak yang ditimbulkan dari luapan air tersebut.
“Kami melakukan pemantauan di lokasi terdampak untuk memastikan situasi tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar AKP Sartono.
Ia menjelaskan bahwa banjir berdampak pada akses jalan di Desa Mayahan dan Desa Jono.
Di Desa Mayahan, genangan air terjadi di jalan penghubung antara Dusun Kayen dan Dusun Ngampel sepanjang kurang lebih 50 meter dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 sentimeter.
Sementara itu, di Desa Jono, genangan terjadi di jalan penghubung antara Dusun Sembungrejo dan Dusun Jono Krajan sepanjang kurang lebih 50 meter dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 30 sentimeter.
Meski demikian, kondisi air saat ini dilaporkan telah berangsur surut dan tidak sampai masuk ke permukiman warga.
Aktivitas masyarakat masih dapat berjalan, meskipun harus lebih berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Forkopimcam serta pihak terkait untuk langkah penanganan,” jelasnya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas bersama pemerintah desa dan warga turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas dan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” tegas AKP Sartono.
Polsek Tawangharjo akan terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan situasi tetap kondusif serta masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.