
Polres Grobogan - Polda Jateng - Bhabinkamtibmas Polsek Wirosari bersama Pemerintah Desa melaksanakan pengecekan lokasi tanah longsor yang terjadi di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (31/3/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga dalam kondisi memprihatinkan dan terancam roboh akibat pergerakan tanah.
Rumah yang terdampak diketahui milik Bapak Mulyanto, warga setempat, akibat longsoran tanah di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat rumah tidak lagi aman untuk ditempati, sehingga diperlukan langkah cepat untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Wirosari AKP Saptono Widyo menyampaikan, bahwa pengecekan dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat sekaligus untuk memastikan kondisi di lapangan.
“Kami bersama pemerintah desa langsung melakukan pengecekan ke lokasi tanah longsor untuk mengetahui kondisi sebenarnya dan memastikan keselamatan warga. Rumah yang terdampak saat ini dalam kondisi rawan dan perlu penanganan segera,” ujar AKP Saptono Widyo.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa melakukan pendataan kerusakan serta berkoordinasi untuk langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan relokasi sementara bagi pemilik rumah guna menghindari risiko yang lebih besar.
Selain itu, warga sekitar juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tanah yang labil dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana serupa di wilayah tersebut.
AKP Saptono Widyo menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar. Jika terdapat tanda-tanda longsor atau kerusakan tanah, segera laporkan agar dapat segera ditangani,” tambahnya.
Kegiatan pengecekan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat dukungan dari warga setempat. Kehadiran aparat kepolisian bersama pemerintah desa diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses penanganan bagi warga yang terdampak.