
Polres Grobogan - Polda Jateng - Kejadian pohon tumbang menimpa seorang pelajar terjadi di Jalan Raya Purwodadi–Solo, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Senin (30/3/2026).
Korban, TYH (17), seorang pelajar SMK PGRI Kuwu, mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang dikendarainya jenis Honda Scopy Nopol K 6008 RJ tertimpa batang pohon saat tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di KPH Gundih.
Peristiwa ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian setempat. Polsek Geyer bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan dan warga sekitar segera melakukan evakuasi untuk menyingkirkan batang pohon dari tubuh korban serta membersihkan ruas jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Kapolsek Geyer AKP Bambang Dwiranto menyampaikan, bahwa kejadian pohon tumbang terjadi akibat kondisi pohon yang sudah rapuh dan hujan deras yang turun sebelumnya. Penanganan cepat pihak kepolisian dan BPBD menjadi kunci untuk menyelamatkan korban dan mengamankan lokasi.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat. Personel Polsek Geyer bersama BPBD dan warga setempat melakukan evakuasi untuk memastikan korban segera mendapat pertolongan, sekaligus membersihkan jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar AKP Bambang Dwiranto.
Setelah evakuasi, korban TYH langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Mengingat luka yang dialami cukup serius, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.
AKP Bambang Dwiranto menambahkan, bahwa pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalan yang rawan pohon tumbang. Ia meminta warga memperhatikan kondisi cuaca dan jalur yang dilalui demi keselamatan diri sendiri.
Evakuasi pohon tumbang ini melibatkan kerja sama antara aparat kepolisian, BPBD, dan warga sekitar. Personel Polsek Geyer bertugas mengatur arus lalu lintas sementara warga membantu memotong dan menyingkirkan batang pohon yang menghalangi jalan.
Selain memberikan pertolongan kepada korban, Polsek Geyer juga melakukan pendataan lokasi rawan pohon tumbang dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah antisipatif. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Kami berharap warga tetap berhati-hati dan segera melapor jika melihat potensi bahaya di jalan raya, sehingga bisa ditangani sebelum menimbulkan korban,” tambah Kapolsek Geyer.
Warga setempat mengapresiasi kecepatan respons polisi dan BPBD dalam menangani peristiwa ini. Dengan kerja sama yang baik, arus lalu lintas dapat kembali normal dan korban segera mendapat perawatan medis yang diperlukan.
Polsek Geyer juga menekankan pentingnya koordinasi masyarakat dengan aparat setempat. Masyarakat diminta aktif melaporkan kondisi pohon atau infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa bencana alam, meski terlihat kecil seperti pohon tumbang, dapat menimbulkan risiko serius. Kehadiran aparat dan kesigapan warga sangat penting dalam meminimalisir dampak yang lebih besar.
“Tetap waspada, terutama saat cuaca buruk, dan prioritaskan keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berkendara,” pungkas AKP Bambang Dwiranto.