
Polres Grobogan - Polda Jateng - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di area persawahan wilayah Lingkungan Kunden Barat, Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Selasa (24/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.50 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian tidak lama kemudian.
Penemuan jasad pria tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di area terbuka yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar Pasar Hewan Kliwonan Kunden, Wirosari.
Korban yakni S (59), warga Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan. Identitas korban sempat tidak diketahui saat pertama ditemukan, sebelum akhirnya dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.
Kapolsek Wirosari AKP Saptono menyebutkan, bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya seseorang yang tergeletak di area persawahan dalam kondisi tidak bergerak.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi Hendro Darmono yang saat itu berada di area parkir Pasar Hewan Kliwonan Kunden. Ia melihat seseorang dalam posisi tengkurap di area sawah yang berada di sebelah barat lokasi pasar.
“Karena merasa curiga, saksi kemudian mendatangi korban dan mendapati bahwa yang bersangkutan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Wirosari.
Selanjutnya, saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lain dan pelapor, yang kemudian diteruskan ke Polsek Wirosari untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama tim identifikasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di atas terpal berwarna biru.
Dari hasil olah TKP, ditemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya sepeda motor Honda Revo warna merah putih dengan nomor polisi K 4494 BJ, sandal warna hitam, serta pakaian yang dikenakan korban berupa baju berkerah warna merah.
“Kami juga menemukan celana pendek motif loreng berwarna hijau di sekitar lokasi. Saat ditemukan, korban diketahui tidak mengenakan celana,” imbuh AKP Saptono.
Hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Wirosari 1 bersama petugas kepolisian menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit saraf mata dan sedang dalam kondisi kurang sehat. Pada malam sebelum kejadian, korban sempat mengonsumsi obat sebelum keluar rumah untuk pergi ke warung kopi.
Keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Pernyataan tersebut dituangkan secara tertulis dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan adat dan ketentuan yang berlaku,” tandas Kapolsek Wirosari.
Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya dan memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.