
Polres Grobogan - Polda Jateng - Semangat kemandirian dan pemberdayaan ekonomi terasa kuat dalam kegiatan forum belajar bersama yang digelar jajaran Polres Grobogan. Dalam kegiatan tersebut, para personel mendapatkan pelatihan praktis mengenai usaha pembuatan tempe serta budidaya ayam petelur sebagai bekal keterampilan tambahan di luar tugas kepolisian.
Kegiatan itu dibuka secara langsung oleh Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.
Menurutnya, personel Polri tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga perlu memiliki keterampilan produktif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
“Melalui forum belajar bersama ini, kami ingin membuka wawasan anggota bahwa peluang usaha itu terbuka luas. Tempe dan ayam petelur adalah contoh usaha yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan memiliki potensi ekonomi yang stabil,” ujar AKBP Ike Yulianto, Jum’at (27/2/2026).
Pada pelatihan pembuatan tempe, para personel diajarkan tahapan produksi secara rinci, mulai dari pemilihan kedelai berkualitas, proses perendaman, perebusan, fermentasi, hingga teknik pengemasan yang higienis dan bernilai jual tinggi.
Sementara itu, pada sesi budidaya ayam petelur, peserta diberikan pemahaman mengenai manajemen kandang, pemilihan bibit unggul, pengaturan pakan, hingga strategi pemasaran hasil telur. Materi tersebut dinilai relevan karena usaha ayam petelur memiliki prospek yang menjanjikan dan kebutuhan pasar yang relatif stabil.
Kapolres Grobogan menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi anggota.
“Kami berharap ilmu ini bisa menjadi alternatif usaha sampingan yang legal dan produktif, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga personel,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa keterampilan kewirausahaan dapat memperkuat integritas anggota. Dengan memiliki penghasilan tambahan yang sah, diharapkan personel semakin fokus dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain meningkatkan keterampilan individu, forum belajar bersama ini juga menjadi ruang mempererat kebersamaan antarpersonel. Diskusi dan tanya jawab menciptakan suasana kolaboratif yang penuh semangat belajar.
AKBP Ike Yulianto menekankan pentingnya inovasi dan kemauan untuk terus berkembang.
“Jangan pernah berhenti belajar. Polisi yang kuat bukan hanya kuat secara fisik dan mental, tetapi juga cerdas melihat peluang dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Grobogan menunjukkan komitmennya dalam membangun institusi yang tidak hanya profesional dalam bidang keamanan, tetapi juga adaptif dan produktif secara ekonomi. Forum belajar bersama tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya personel yang mandiri, kreatif, dan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.