
Polres Grobogan - Polda Jateng - Mengawali pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Grobogan melaksanakan apel gelar pasukan di Lapangan Tribata Polres Grobogan, pada Senin (2/2/2026).
Membacakan sambutan Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Kabaglog Polres Grobogan AKBP Ahmad Basirun menyampaikan bahwa sebanyak 3.592 personel dikerahkan dalam Operasi Keselamatan Candi 2026.
Para personel kepolisian tersebut terdiri dari 279 personel Satgas Polda dan 3.313 personel dari satuan wilayah jajaran di seluruh Jawa Tengah.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani menjelaskan, bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 tersebut bakal digelar selama 14 hari mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
“Dimana dalam kegiatan ini mengedepankan pendekatan preemtif 40 persen, preventif 40 persen preventif, dan represif atau penindakan 20 persen,” ujarnya.
Sasaran Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung pada 2 hingga 15 Februari 2026 tersebut, berfokus pada penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melalui tindakan preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
Sembilan target utamanya meliputi kendaraan yang melawan arus, knalpot bising/brong, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, TNKB tidak sesuai aturan, dan balap liar.
Polres Grobogan menegaskan, Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar menjelang bulan suci Ramadhan bukan merupakan ajang untuk mencari-cari kesalahan para pengguna jalan.
Namun, Operasi Keselamatan Candi 2026 tersebut dilaksanakan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.