
Polres Grobogan - Polda Jateng - Satlantas Polres Grobogan menggelar kegiatan sosialisasi mengenai tata tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Purwodadi. Kegiatan edukatif ini diikuti ratusan pelajar yang antusias mengikuti materi yang disampaikan.
Sosialisasi dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan, Ipda Novi Ariani, bersama sejumlah personel lalu lintas.
Kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter pelajar yang disiplin, memahami aturan jalan raya, serta meminimalkan potensi pelanggaran di kalangan remaja.
Dalam pemaparannya, Ipda Novi Ariani menegaskan bahwa pelajar memiliki risiko tinggi terlibat kecelakaan lalu lintas jika tidak memahami aturan dasar berkendara.
“Banyak kasus kecelakaan melibatkan anak di bawah umur yang nekat mengendarai sepeda motor tanpa kelengkapan dan tanpa izin orang tua,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Ia mengingatkan bahwa pelajar yang belum memiliki SIM dilarang mengoperasikan kendaraan bermotor. Aturan ini bukan untuk membatasi gerak, melainkan melindungi keselamatan mereka.
“Keselamatan adalah prioritas. Kecelakaan sekecil apa pun dapat berdampak besar bagi masa depan adik-adik,” tegasnya.
Para siswa juga diberi edukasi mengenai pentingnya menggunakan helm SNI, mematuhi rambu lalu lintas, dan tidak bermain ponsel saat berada di jalan. Petugas menunjukkan beberapa contoh kasus nyata sebagai pembelajaran agar para pelajar memahami risiko di lapangan.
Selama kegiatan, para pelajar aktif bertanya mengenai aturan berkendara, sanksi pelanggaran, hingga prosedur mendapatkan SIM saat mencapai usia yang diperbolehkan. Petugas memberikan jawaban secara interaktif sehingga suasana sosialisasi berjalan hidup dan komunikatif.
Ipda Novi Ariani juga mengingatkan para pelajar untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan, seperti balap liar maupun konvoi tidak resmi.
“Perilaku semacam itu bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.
Satlantas Polres Grobogan berkomitmen untuk terus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah sebagai upaya menekan angka kecelakaan di wilayahnya.
“Kami ingin membentuk generasi muda yang sadar keselamatan dan disiplin di jalan raya,” tutur Ipda Novi.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SMPN 1 Purwodadi dapat menerapkan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor keselamatan bagi lingkungan sekitar mereka.