
Grobogan – Polres Grobogan Polda Jawa Tengah bersama komunitas suporter sepak bola di Grobogan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Doa bersama tersebut berlangsung di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Jum’at (7/10/2022).
Hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi Bersama sejumlah pejabat utama Polres Grobogan, perwakilan dari Kodim 0717/Grobogan, Manajemen dan Panpel Persipur Purwodadi, Pemain dan official Persipur, Keluarga Besar Putra-Putri Polri ( KBPPP ) Grobogan, KNPI, KONI, Dispora Kabupaten Grobogan, Komunitas Suporter Persipur Purwodadi yang terdiri dari SPINK, GARAS dan Suporter Holigan 69 serta gabungan supporter AREMA, PERSIJA, PSS Sleman, Viking, Bonek dan PSIS Semarang.
Menurut Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi kegiatan doa bersama yang dipimpin Gus Aflah yang merupakan salah satu Tokoh Agama Kabupaten Grobogan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan bersama atas tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu ( 01/10/2022 ).
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap saudara-saudara kita, supporter Arema Malang yang telah meninggal dunia mendahului kita pada insidendi Stadion Kanjuruhan, Malang”, ungkap Kapolres.
Kapolres berharap kejadian serupa jangan sampai terulang kembali. Jangan terjadi di Jawa Tengah, apalagi di Purwodadi, Grobogan.
“Semoga kejadian tersebut merupakan kejadian terkahir dalam gelaran Liga Sepakbola Indonesia, dan harapan kami, semoga kejadian tersebut tidak akan pernah terjadi di Purwodadi,Grobogan ini”, jelasnya.
Kapolres Grobogan juga mengimbau suporter pendukung sepak bola yang ada di Grobogan untuk bisa mematuhi aturan prosedur yang sudah ditetapkan panitia pelaksana (panpel) pertandingan.